Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Komitmen Mitigasi Konflik Gajah

25
×

Ketua DPRD Lampung Tegaskan Komitmen Mitigasi Konflik Gajah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMTIM, suara kita — Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, S.E., M.B.A., menghadiri kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam yang diselenggarakan oleh Kodam XX/Radin Inten di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Labuhan Ratu Lama, Kabupaten Lampung Timur, Sabtu (24/1).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Pangdam XX/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Haryantana, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, jajaran TNI dan Polri, Kepala Balai TNWK, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Kehadiran Ketua DPRD Provinsi Lampung menjadi bentuk dukungan nyata lembaga legislatif terhadap upaya pelestarian lingkungan hidup, khususnya di kawasan konservasi Taman Nasional Way Kambas. Selain itu, DPRD juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan dan program pemerintah daerah yang berkaitan dengan pengelolaan kawasan konservasi serta mitigasi konflik antara manusia dan satwa liar, terutama gajah Sumatra.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi urun rembuk yang membahas strategi pengelolaan kawasan TNWK serta langkah konkret mitigasi konflik satwa liar dengan masyarakat desa penyangga. Forum tersebut menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk menyatukan persepsi dan merumuskan solusi bersama yang berkelanjutan.

Dalam forum tersebut, Ahmad Giri Akbar menegaskan bahwa DPRD Provinsi Lampung akan mengoptimalkan fungsi pengawasan agar setiap kebijakan pelestarian lingkungan dan penanganan konflik satwa liar dapat berjalan sesuai ketentuan serta terkoordinasi dengan baik antarinstansi.

“Kami di DPRD akan memastikan program-program pelestarian lingkungan dan mitigasi konflik satwa berjalan efektif, terukur, dan memberikan perlindungan bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian satwa,” tegasnya.

Ketua DPRD Provinsi Lampung juga menyampaikan dukungan terhadap rencana pemerintah daerah untuk membangun pagar permanen di sepanjang perbatasan kawasan Taman Nasional Way Kambas dengan desa-desa penyangga. Langkah ini dinilai sebagai salah satu upaya strategis dalam menekan potensi konflik antara satwa liar dan masyarakat.

Selain itu, Ahmad Giri Akbar mendorong penguatan serta penambahan Masyarakat Mitra Polhut (MPP) di desa-desa yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi. Keberadaan MPP dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan, edukasi kepada masyarakat, serta pencegahan masuknya satwa liar ke wilayah permukiman.

Kehadiran unsur pimpinan daerah dan instansi terkait dalam kegiatan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem di Provinsi Lampung. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menyeimbangkan kepentingan konservasi dengan kebutuhan masyarakat sekitar kawasan hutan.

Rangkaian kegiatan Gerakan Bersatu dengan Alam berlangsung tertib dan penuh kebersamaan. Usai mengikuti sesi urun rembuk di Kantor Balai TNWK, rombongan melanjutkan agenda dengan mengunjungi Pusat Pelatihan Gajah Way Kambas sebagai bagian dari penguatan komitmen terhadap konservasi satwa dilindungi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta langkah nyata dan terintegrasi dalam menjaga kelestarian Taman Nasional Way Kambas sekaligus menciptakan harmoni antara manusia dan alam di Bumi Ruwa Jurai.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300