Bandar Lampung, suara kita — Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung, Garinca Reza Pahlevi, S.I.Kom., M.M., menghadiri Upacara Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer TNI Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/2).
Upacara tersebut diselenggarakan jajaran Polisi Militer TNI sebagai bentuk kesiapan pelaksanaan operasi penegakan disiplin, ketertiban, dan kepatuhan hukum bagi prajurit TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya di wilayah Provinsi Lampung.
Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Pangdam, dengan Komandan Upacara dari jajaran Polisi Militer. Kegiatan ini diikuti pasukan gabungan yang terdiri dari Polisi Militer TNI AD, AL, AU, Provost, serta Propam Polda Lampung.
Dalam rangkaian upacara turut dilaksanakan penyematan tanda operasi kepada perwakilan pasukan, pembacaan tekad operasi, serta pemeriksaan pasukan sebagai simbol dimulainya Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun 2026. Operasi ini menitikberatkan pada penguatan disiplin, kepatuhan terhadap hukum, dan peningkatan profesionalitas aparat.
Kehadiran Ketua Komisi I DPRD Provinsi Lampung merupakan wujud dukungan lembaga legislatif terhadap upaya penegakan hukum dan ketertiban di daerah, sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah.
Reza mengungkapkan, pada hari yang sama pihaknya juga menghadiri rapat di DPRD Provinsi Lampung bersama jajaran Kodam terkait pemaparan laporan penegakan hukum di wilayah komando serta pelaksanaan operasi yustisi oleh Polisi Militer.
Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang koordinasi strategis antara unsur legislatif dan aparat keamanan guna memastikan penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan dan tetap mengedepankan prinsip keadilan.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara DPRD, TNI, dan Polri sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas daerah. Dengan koordinasi yang solid, pelaksanaan operasi penertiban dan penegakan hukum diharapkan berjalan efektif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat.
Turut hadir dalam upacara tersebut jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sekretaris DPRD Provinsi Lampung, para pejabat TNI–Polri, pimpinan instansi vertikal, serta tamu undangan lainnya.
Melalui pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2026 ini, diharapkan terwujud peningkatan disiplin dan kepatuhan hukum di lingkungan prajurit dan aparatur, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif guna mendukung kelancaran pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Lampung.




















