Bandarlampung, suara kita– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan akan berfokus kepada percepatan pembangunan daerah dan pembenahan pelayanan publik pada 2026.
“Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen menjadikan 2026 sebagai tahun percepatan pembangunan daerah, pelayanan publik dan kehadiran negara di tengah masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan, tahun 2025 lalu, menjadi fondasi bagi Pemerintah Provinsi Lampung dalam mengemban amanah kepemimpinan, khususnya untuk menata arah pembangunan, memperkuat kolaborasi, serta memastikan seluruh unsur pemerintahan berjalan seiring dan saling menguatkan.
Oleh karena itu, pembenahan melalui kolaborasi tersebut diharapkan dapat mulai dirasakan oleh masyarakat pada 2026.
“Pembangunan didorong dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan warga, mulai dari penguatan desa, penggerakan pasar rakyat, peningkatan produktivitas pertanian, hingga perbaikan pelayanan publik agar semakin cepat, mudah, dan berpihak kepada rakyat,” katanya.
Selain itu, fokus yang tidak kalah penting bagi Pemprov Lampung pada 2026 adalah melaksanakan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan di wilayahnya secara berkelanjutan.
“Kebijakan pembangunan jalan tahun ini dilakukan secara lebih terarah, berbasis kepadatan penduduk dan intensitas aktivitas masyarakat agar setiap anggaran dalam APBD berdampak nyata,” ucap dia.
Marindo menjelaskan pendekatan tersebut dilakukan agar setiap anggaran kembali kepada rakyat, berputar di Lampung, dan memberi dampak nyata bagi mobilitas, konektivitas, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sejalan dengan itu, pemerintah daerah juga menempatkan APBD pada pos-pos prioritas, seperti infrastruktur jalan, pendidikan khususnya pada pendidikan dan pelatihan vokasi, serta program-program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” tambahnya.
Tidak kalah pentingnya, lanjut dia, ketertiban umum, kepastian hukum, dan rasa aman masyarakat turut menjadi fondasi utama keberhasilan pembangunan daerah. Hal itu dapat dicapai melalui sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh unsur pimpinan daerah.
“Oleh karena itu, seluruh jajaran jadikan 2026 sebagai tahun percepatan di berbagai sektor seperti percepatan pembangunan, percepatan pelayanan, dan percepatan kehadiran negara di tengah masyarakat,” ucap dia.




















