Bandar Lampung, Suara kita — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal peningkatan mutu pendidikan hingga ke wilayah pelosok. Melalui pendampingan berkelanjutan dan pendekatan kolaboratif, BPMP Lampung hadir langsung mendukung satuan pendidikan dalam memperbaiki kualitas pembelajaran.
Kepala BPMP Provinsi Lampung, Dr. Khairullah, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa penjaminan mutu pendidikan tidak bisa dilakukan secara seremonial atau administratif semata, melainkan harus menyentuh langsung kebutuhan sekolah di lapangan.
“BPMP hadir untuk mendampingi, bukan menghakimi. Kami ingin memastikan setiap sekolah, termasuk yang berada di daerah terpencil, memiliki pemahaman dan kemampuan dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan,” ujar Khairullah, Selasa, (13/1).
Ia menjelaskan, BPMP Lampung secara konsisten melakukan pendampingan kepada pemerintah daerah, kepala sekolah, dan guru melalui penguatan sistem penjaminan mutu internal, pemanfaatan rapor pendidikan, serta penguatan implementasi Kurikulum Merdeka.
Menurut Khairullah, tantangan mutu pendidikan di Lampung cukup beragam, mulai dari kesenjangan antarwilayah hingga peningkatan kapasitas pendidik. Karena itu, BPMP memilih pendekatan yang adaptif dan berbasis kondisi riil sekolah.
“Kami tidak bisa menyamaratakan solusi. Setiap daerah memiliki karakteristik berbeda, sehingga pendampingan harus kontekstual dan berangkat dari data,” jelasnya.
Sejumlah kepala sekolah mengakui kehadiran BPMP Lampung memberikan dampak positif, terutama dalam membantu sekolah membaca data rapor pendidikan dan menyusunnya menjadi langkah perbaikan pembelajaran yang konkret.
Selain fokus pada sekolah, BPMP Lampung juga aktif memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar kebijakan pendidikan berjalan searah antara pusat dan daerah. Sinergi ini dinilai penting agar program peningkatan mutu tidak berhenti pada perencanaan, tetapi berlanjut pada implementasi nyata.
Khairullah menegaskan, peningkatan mutu pendidikan merupakan proses jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan kolaborasi semua pihak.
“Mutu pendidikan tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. BPMP akan terus mengawal proses ini agar setiap anak di Lampung, di kota maupun di pelosok, mendapatkan layanan pendidikan yang bermutu,” pungkasnya.





















