LAMTENG, suara kita – Efisiensi anggaran dinilai hanya slogan kosong agar Pemerintah dinilai Berhemat. Padahal, masih banyak Pembangunan ditemukan yang dirasa tidak bermanfaat atau ‘unfaedah’ bagi masyarakat dengan nilai yang tidak sedikit. Salah satunya terjadi di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).
Pembangunan Kandang Hewan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah senilai Rp1,132 Milyar sangat melukai masyarakat Lamteng. Belum hilang ingatan masyarakat dengan Langkah Bupati Lamteng Ardito Wijaya berhutang ke PT Sarana Multi Infrastruktur senilai Rp 110,48 miliar guna memperbaiki empat ruas jalan.
Menurut Aktivis Anti Korupsi Lampung, Riki Apriansyah, Bupati Lamteng telah melakukan blunder dalam pengelolaan APBD. Langkah Pemkab yang berhutang harusnya diimbangi dengan penghematan dan program tepat guna.
“saya menilai ini blunder yang dilakukan Bupati Lamteng. Terlepas bagaimana prosesnya, saya menilai Langkah Bupati Ardito yang menghabiskan Rp1,1 Milyar untuk Pembangunan kandang hewan di rumah dinas, tentu sangat tidak relevan setelah Pemkab Berhutang untuk membangun jalan.” Ujar Riki saat ditemui di ruang kerjanya.
“Ini lebih dari sekadar pemborosan. Fenomena ini menunjukkan bahwa banyak daerah gagal memahami prinsip pembangunan,” ungkap Riki.
Dijelaskannya, Agrowisata yang dijelaskan Pemkab sebagai tujuan utama Pembangunan kandang Hewan masih belum bisa diterima, mengingat Rumah Dinas Bupati tidak pernah menjadi kunjungan wisata pihak sekolah ataupun Masyarakat umum.
“anggaran habis, dampak minim, dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah yang semakin terkikis. Pola ini hanya akan melahirkan ketimpangan pembangunan, di mana fasilitas dan infrastruktur yang dibangun tidak menjawab kebutuhan esensial masyarakat, melainkan hanya berfungsi sebagai pajangan politik semata” pungkas Riki.

Diketahui, Dinas Perkebunan, Peternakan Dan Perikanan melakukan Pembangunan Kandang Hewan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah senilai Rp. 1.131.916.000 yang bersumber dari APBD Perubahan tahun 2025. Adapaun tujuan dari pembangunan tersebut untuk edukasi (pengunjung, terutama anak-anak, dapat belajar tentang berbagai jenis hewan ternak, cara pemeliharaan, dan manfaatnya)
Lima kandang yang dibangun antara lain,
- Kandang Burung
- Kandang Kambing
- Kandang Kuda
- Kandang Sapi
- Kandang Rusa
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Lamteng belum bisa dimintai tanggapannya.
Bagaimana tanggapan Bupati Lamteng? Baca edisi mendatang.




















