Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beritakorupsi

Jadi Bancakan, Paman Bupati Lamteng Diduga Kondisikan Seragam Batik

83
×

Jadi Bancakan, Paman Bupati Lamteng Diduga Kondisikan Seragam Batik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMTENG, Suara Kita – Dunia Pendidikan Lampung Tengah diduga jadi Bahan Bancakan oknum – oknum lingkaran Bupati Ardito Wijaya. Hampir seluruh atribut sekolah nampaknya jadi ‘proyek pendidikan’ bagi mantan Tim sukses atau kerabat Bupati.

Kali ini, Pengadaan seragam bagi bagi sekolah diduga dikondisikan oleh paman Bupati Lamteng. Hal ini diungkapkan salah satu kepsek diwilayah setempat.

Menurutnya, jual beli seragam dikondisikan SR selaku paman Bupati Lamteng, melalui kelompok kerja kepala sekolah (K3S) Kabupaten yang diteruskan ke ketua K3S kecamatan.

“Ya benar itu, SR pamannya pak Bupati, dia mengkondisikan bahan baju batik SD di Lamteng,” ungkap Mrs saat dihubungi media Tim suara kita.

 

Mrs juga menjelaskan, jika baju seragam batik dan jasa jahit sudah ditetapkan oleh SR.

“Untuk harga bahannya Rp.50 ribu belum ditambah biaya jahit. Setahu saya itu,” ungkapnya.

 

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lamteng DR. Nurrohman menjelaskan pihaknya belum mendengar bahwa jual beli seragam yang dikondisikan oleh paman Bupati.

“Saya belum dengar kalo ada namanya paman Bupati yang mengondisikan.” Ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, jika ada pihak – pihak yang mengatasnamakan pejabat, surat edaran bupati harus jadi acuan kepsek.

“Kalau ada orang yang mengatasnamakan pejabat atau pimpinan untuk untuk memuluskan praktik tersebut saya pastikan itu tidak benar. Sebab surat edaran ini keluar karena adanya keluhan dari bawah.,”ungkap Nurrohman.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Lamteng Ardito Wijaya belum memberikan tanggapannya oknum yang mengaku paman dalam pengkondisian seragam batik.

Sebelumnya, Praktik jual beli Buku Rapot dan LKS, penggandaan soal ulangan serta jual beli jabatan kepsek melibatkan oknum lingkaran Bupati.

Tidak adanya tindakan Bupati Lamteng dalam merespon berbagai keluhan kepsek seolah menunjukan bahwa Konsep Lampung Tengah Berbenah yang ditawarkan Bupati tidak berlaku disektor pendidikan setempat. (Tim)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300