Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beritapendidikan

Jual Beli Jabatan Kepsek di Lamteng Kembali Catut Nama Bupati

193
×

Jual Beli Jabatan Kepsek di Lamteng Kembali Catut Nama Bupati

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMTENG, suara kita – Kebutuhan politik tinggi, haus kekuasaan, gaya hidup yang hedon, merupakan beberapa alasan yang membuat para pejabat melakukan tindakan korupsi. Nama Bupati dr. Ardito Wijaya Kembali dicatut dalam jual beli jabatan kepala sekolah di Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng).

Setelah sebelumnya kepala sekolah (Kepsek) resah oleh tekanan oknum ajudan dan Ring 1 Bupati Ardito Wijaya yang memaksa membeli LKS, dan memesan soal ulangan di percetakan yang dikondisikan. Kini, jual beli Jabatan Kepsek kembali menguap.

Diungkapkan sumber suara kita, awal dari terungkapnya soal jual beli jabatan, saat ada salah satu kepsek yang berada di kecamatan Gunung Sugih memprotes kepada salah satu kepala bidang di Dinas Pendidikandan kebudayaan Lamteng terkait posisinya yang terancam digantikan oleh guru PPPK.

”jadi saya juga baru tau kemarin, ada kepsek yang ribut (protes.red) dengan Kabid soal posisi kepseknya yang mau digeser oleh guru PPPK. Itu karna guru PPPK katanya sudah ngasih uang buat jabatan Kepsek,” ungkap salah satu Kepsek kepada suara kita.

Dijelaskannya, secara pribadi dirinya juga sedikit banyak tahu soal sepak terjang kabid (ASH) di Dinas Pendidikan Lamteng. Menurutnya, ASH dulu sempat dicopot dari jabatan Kasubag UP Disdikbud Lamteng, Karena kasus dugaan jual beli jabatan mencuat.

”sekarang diangkat lagi jadi Kabid, saya sih nggak heran kalo kasus ini mencuat lagi. Ya karna dari dulu semua kepsek sudah tau, bang. Apalagi sekarang ngerasa ‘orang bupati’.” terangnya.

“sekarang dia (ASH) sudah sesumbar kalo nggak ada yang bisa geser dia dari Dinas Pendidikan. Karna di back up adik angkat bupati. Bukan kami (kepsek) nggak tau juga. Saya berharap hal – hal semacam ini harusnya sudah tidak ada lagi di Lamteng,” kata kepsek 46 tahun tersebut.

Masih kata sumber, dulu SK pengangkatan kepsek baru sudah terbit, walaupun kepsek yang lama belum mengajukan pengunduran diri. hal itu juga yang kadang membuat ASH sering diprotes oleh K3S kecamatan.

“kalo dulu, SK kepsek baru bisa terbit. Meski kepsek yang lama belum mengajukan pengunduran diri. Ya karna, kepsek baru sudah bayar. Makanya sering diprotes K3S kecataman. Jadi, sekarang sudah nggak heran, kalo ada kepsek protes karna posisinya tiba2 mau diganti,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi diatas, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang dikonfirmasi menjelaskan, Pengangkatan kepala sekolah melalui system, Hanya guru yg terdata sebagai guru yang memenuhi syarat yg bisa ikut seleksi.

“Tentu saja tidak benar. Ada mekanismenya, baik itu mutasi atau pun pengangkatan kepala sekolah. Tidak bisa tidak dan ada tim pertimbangan. Jadi pengangkatan kepala sekolah itu tidak bisa diluar sistem  KSPS, dinas pendidikan hanya melakukan verval,” ujarnya, sabtu (11/10).

Dirinya juga meminta siapapun yang menyebut bahwa ada kepsek atau guru yang telah memberikannya uang untuk menunjukan. ” dan silahkan tunjukan kepada saya orang yang sudah kasih saya uang.” jelasnya.

Sementara itu,  DR. Nur Rohman selaku Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) Lamteng mengungkapkan, pihaknya berharap informasi tersebut tidak benar. Kalaupun benar, dirinya meyakini ulah oknum yang mencari keuntungan pribadi tentu dengan tidak mengikuti aturan di Disdikbud Lamteng.

“Saya berharap informasi itu tidak benar. Kalaupun sampai ada, saya yakin itu ulah oknum. Oknum yang hanya memanfaatkan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya saat dihubungi suara kita, minggu (12/10).

Untuk itu, Kadis meminta kepada seluruh guru agar memilah dan mencari kebenaran informasi yang diterima. ”Saya berharap teman-teman guru untuk pandai2 dalam menerima informasi yang ada. Jangan langsung diterima mentah2. Percayakan dengan kemampuan diri kita,” ungkap Nur Rohman.

 

Bagaimana tanggapan Bupati Lamteng. Baca edisi mendatang.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300