Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Beritapendidikanpendidikan

Pemkab Berharap SMAN 2 Kalianda Jadi Fondasi Pengembangan Seni Tradisional di Lamsel

93
×

Pemkab Berharap SMAN 2 Kalianda Jadi Fondasi Pengembangan Seni Tradisional di Lamsel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMSEL, suara kita – Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, menegaskan komitmennya dalam melestarikan seni tradisional daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Workshop Pelatihan Tari Tuping 12 Wajah di Aula SMA Negeri 2 Kalianda, Selasa (23/9).

Zita menyampaikan, semangat siswi SMAN 2 Kalianda diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam pengembangan seni tradisional di Lampung Selatan. Bahkan, Ia menargetkan festival HUT Kabupaten Lampung Selatan menjadi event budaya terbaik di Indonesia dengan melibatkan sedikitnya 1.000 penari.

“Waktu ke bulan November sudah tidak lama lagi. Saya minta sekolah-sekolah mulai melatih siswanya agar bisa berpartisipasi penuh. Kita akan buktikan bahwa Lampung Selatan pantas menjadi kabupaten dengan festival daerah terbaik di Indonesia,” ucapnya penuh semangat.

Hal senada juga disampaikan, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Intji Indriati, yang juga menjabat Plt. Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan dalam sambutannya mengatakan, komitmen Pemkab dalam mendukung program Satu Sekolah Satu Kesenian Lampung. Menurutnya, setiap sekolah harus memiliki kesenian tradisional yang dibina secara konsisten sebagai wujud nyata pelestarian budaya.

Pemkab juga mengapresiasi kolaborasi apik antara Dinas Pariwisata, Dinas Pendidikan, dan Keratuan Darah Putih. Menurutnya, model kerja sama seperti inilah yang akan memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh fondasi budaya bangsa.

“Terima kasih kepada semua pihak, Workshop ini bukti nyata bahwa budaya dan pendidikan bisa bersatu dalam mencetak generasi yang bangga pada akar budayanya,” tegas Intji.

Kepala SMA Negeri 2 Kalianda menyampaikan apresiasi atas kunjungan ini. Menurutnya, kehadiran tokoh muda seperti Zita Anjani mampu memberikan inspirasi dan energi positif bagi para siswa untuk terus berprestasi.

Kegiatan yang digelar selama tiga hari, 22–24 September 2025 ini bukan sekadar pelatihan seni tari, melainkan sebuah langkah besar dalam upaya menjaga identitas dan warisan budaya Lampung.Hotel LampungKursus seni online. Peserta workshop berasal dari SMPN 1 Kalianda, SMPN 1 Katibung, SMAN 1 Kalianda, SMAN 2 Kalianda, dan SMKN 2 Kalianda.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300