Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Tekan Kemiskinan, Buka Lapangan Kerja: Strategi Sekda Marindo Kurniawan Disorot Kemendagri

4
×

Tekan Kemiskinan, Buka Lapangan Kerja: Strategi Sekda Marindo Kurniawan Disorot Kemendagri

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung, suara kita — Upaya Pemerintah Provinsi Lampung dalam menekan angka kemiskinan dan membuka lapangan kerja kembali menjadi sorotan dalam forum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memaparkan berbagai strategi yang diklaim mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Paparan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab persoalan klasik yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah, yakni kemiskinan dan pengangguran yang belum sepenuhnya teratasi.

Dalam forum tersebut, Marindo menyampaikan bahwa penanganan kemiskinan dan pengangguran di Lampung dilakukan melalui pendekatan terintegrasi lintas sektor, dengan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Namun di lapangan, tantangan implementasi program masih menjadi perhatian. Sejumlah kalangan menilai, efektivitas program penanggulangan kemiskinan sangat bergantung pada ketepatan sasaran serta konsistensi pelaksanaan di tingkat daerah.

“Penanganan kemiskinan dan pengangguran harus dilakukan secara menyeluruh dan terkoordinasi, sehingga setiap program benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Marindo dalam pemaparannya.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjutnya, mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM, peningkatan investasi, serta pengembangan sektor unggulan daerah yang dinilai memiliki daya serap tenaga kerja.

Langkah ini diharapkan mampu membuka peluang kerja baru. Meski demikian, dorongan investasi dan pengembangan sektor unggulan juga dinilai perlu diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja lokal agar tidak hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kerja berbasis kebutuhan industri menjadi bagian dari strategi utama. Program ini diharapkan mampu menjawab kesenjangan antara kebutuhan pasar kerja dan kompetensi tenaga kerja yang tersedia.

Di sisi lain, efektivitas penyaluran bantuan sosial juga menjadi sorotan. Ketepatan data dan distribusi dinilai menjadi faktor krusial agar program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan, bukan sekadar memenuhi target administratif.

Pemerintah juga terus mendorong pembangunan infrastruktur untuk membuka konektivitas antarwilayah. Namun, pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan rumah, terutama di daerah yang akses ekonominya belum optimal.

Peran Sekretaris Daerah sebagai koordinator birokrasi menjadi kunci dalam memastikan seluruh kebijakan berjalan tidak hanya di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Forum bersama Kemendagri ini sekaligus menjadi pengingat bahwa upaya menekan kemiskinan dan pengangguran membutuhkan kerja nyata yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan.

Ke depan, publik tentu menaruh harapan agar berbagai strategi yang telah dipaparkan tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan mampu diwujudkan dalam bentuk hasil yang nyata—berkurangnya angka kemiskinan, bertambahnya lapangan kerja, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Lampung secara menyeluruh.


Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300