Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Irene Fransisca Giri dilantik sebagai Ketua PERWOSI Provinsi Lampung

33
×

Irene Fransisca Giri dilantik sebagai Ketua PERWOSI Provinsi Lampung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung, suarakita — PERWOSI (Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia) Provinsi Lampung Menggelar kegiatan Pelantikan Ketua dan Pengurus PERWOSI Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2029 di Balai Keratun Provinsi Lampung. Selasa, (15/7)

Kegiatan Pelantikan ini dihadiri oleh langsung Ketua DPRD Provinsi Lampung A. Giri Akbar. S.E., MBA., Gubernur Lampung dalam hal ini diwakili Asisten Pemerintah dan Kesra Provinsi Lampung M.Firsada, M.Si., Ketua TP PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza dan undangan lainya.

Ketua PERWOSI Provinsi Lampung Irene Fransisca Giri menyampaikan pentingnya peran organisasi ini dalam memajukan perempuan Indonesia, khususnya dalam bidang olahraga. Hal ini disampaikannya dalam sambutan resmi, dengan menegaskan bahwa olahraga tidak hanya bagian dari keberagaman bangsa, tetapi juga merupakan pilar penting dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya.

Irene menyebutkan bahwa visi PERWOSI adalah “mewujudkan wanita segala usia mencintai olahraga untuk kesehatan diri dan keluarga, melalui olahraga yang menyenangkan.”

Namun demikian, Irene mengungkapkan bahwa masih terdapat tantangan serius yang harus dihadapi, terutama terkait kesenjangan partisipasi olahraga berdasarkan gender. Mengacu pada laporan Indeks Pembangunan Olahraga Tahun 2024, terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat partisipasi laki-laki dan perempuan, di mana partisipasi laki-laki jauh lebih tinggi.

“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Saya berkomitmen penuh untuk memperbaiki kondisi tersebut melalui program-program yang inklusif dan berkelanjutan,” tegas Irene.

Dalam rangka menjawab tantangan tersebut, Irene memaparkan tiga fokus utama kerja PERWOSI selama masa kepengurusannya. Pertama, memperkuat program pembinaan olahraga wanita yang inklusif dan menjangkau berbagai kalangan usia serta latar belakang sosial. Kedua, meningkatkan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, seminar, dan workshop yang relevan. Ketiga, menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintah, swasta, maupun komunitas olahraga, guna memperluas jaringan dan sumber daya organisasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300