Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Anggota DPRD Lampung Hadiri Pentas Seni Hari Juang TNI AD

24
×

Anggota DPRD Lampung Hadiri Pentas Seni Hari Juang TNI AD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandar Lampung, suara kita – Anggota DPRD Provinsi Lampung M. Rahmat Visa Ridi Arifin menghadiri kegiatan Pentas Seni dan Budaya Kodam XXI/Radin Inten dalam rangka Peringatan Hari Juang TNI Angkatan Darat Tahun 2025 yang digelar di Lapangan Saburai, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Sabtu malam (10/1/2025).

Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang kebersamaan antara TNI dan masyarakat melalui ekspresi seni dan budaya Nusantara. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Lampung, jajaran TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Bandar Lampung turut memadati Lapangan Saburai untuk menyaksikan rangkaian acara.

Dalam keterangannya, Rahmat Visa Ridi Arifin menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kodam XXI/Radin Inten yang mengemas peringatan Hari Juang TNI AD dalam bentuk kegiatan budaya yang inklusif dan merakyat. Menurutnya, pendekatan kultural menjadi cara efektif untuk memperkuat kedekatan emosional antara aparat pertahanan negara dan masyarakat.

“Momentum Hari Juang TNI AD bukan hanya mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membangun semangat nasionalisme melalui ruang-ruang kebudayaan,” ujarnya.

Rangkaian acara berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai pertunjukan seni daerah, mulai dari tari-tarian Nusantara, campur sari, orkes melayu klasik, hingga puncak acara pagelaran wayang kulit dengan lakon “Bimo Krido” yang sarat pesan tentang perjuangan, pengabdian, dan nilai kepahlawanan.

Rahmat menilai, nilai-nilai yang diangkat dalam pertunjukan tersebut selaras dengan semangat Hari Juang TNI AD, yakni pengabdian tanpa pamrih, keberanian, serta komitmen menjaga persatuan bangsa.

Sebagai wakil rakyat, ia menegaskan DPRD Provinsi Lampung mendukung kegiatan kolaboratif yang melibatkan unsur TNI dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan semacam ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan identitas budaya di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.

“Sinergi antara institusi negara dan masyarakat perlu terus dirawat, salah satunya melalui kegiatan budaya seperti ini yang mampu menyatukan berbagai elemen dalam suasana kebersamaan,” tambahnya.

Pentas seni budaya tersebut diharapkan menjadi momentum berkelanjutan dalam membangun keharmonisan antara TNI dan masyarakat Lampung, sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan kecintaan terhadap budaya daerah.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300