Bandar Lampung, suara kita — Tak ada lagi ruang untuk kesalahan data. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, memimpin langsung penguatan Data Siger/DTSEN sebagai garis depan memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.
Ini bukan sekadar pembaruan data. Ini adalah koreksi arah. Pemerintah Provinsi Lampung kini menempatkan akurasi data sebagai fondasi utama, menutup celah lama yang berpotensi membuat program meleset dari sasaran.
“Tanpa data yang akurat, tidak ada kebijakan yang berkualitas. Kita tidak ingin lagi ada program yang tidak tepat sasaran,” tegasnya.
Penguatan Data Siger/DTSEN dilakukan menyeluruh—dari tingkat provinsi hingga akar pemerintahan—dengan satu tujuan: menghadirkan kebijakan yang presisi, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Langkah ini sekaligus menandai pergeseran besar dalam tata kelola pemerintahan. Birokrasi tidak lagi berjalan dengan asumsi, tetapi dipaksa berpijak pada data yang valid dan dapat diuji.
Pesannya jelas: bantuan sosial harus tepat, kebijakan harus akurat, dan pelayanan publik harus bisa dipertanggungjawabkan.
Dengan langkah tegas ini, Pemprov Lampung tidak hanya memperbaiki sistem—tetapi memastikan setiap kebijakan bekerja nyata untuk masyarakat.




















