Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Marindo Dukung Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, Bentuk Generasi Berintegritas

3
×

Marindo Dukung Pendidikan Antikorupsi Sejak Dini, Bentuk Generasi Berintegritas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bandarlampung, Suara Kita – Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, mengikuti peluncuran Buku Panduan dan Bahan Ajar Pendidikan Antikorupsi secara virtual dari Ruang Command Center Lantai II Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Lampung, Kantor Gubernur Lampung, Senin (11/5/2026).

Peluncuran buku tersebut dilakukan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti bersama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto serta Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri.

Penyusunan buku panduan dan bahan ajar itu merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat pendidikan karakter sekaligus menanamkan budaya antikorupsi sejak usia dini, mulai dari jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), pendidikan dasar, hingga pendidikan menengah.

Marindo Kurniawan mengapresiasi peluncuran buku tersebut. Menurutnya, langkah itu menjadi strategi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter kuat, menjunjung tinggi kejujuran, serta berintegritas.

“Pendidikan antikorupsi sangat penting ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Marindo.

Ia menegaskan, pendidikan antikorupsi tidak hanya bertujuan memberikan pemahaman mengenai dampak dan bahaya korupsi, tetapi juga membangun kebiasaan positif yang tercermin dalam kehidupan sosial maupun lingkungan pendidikan.

Menurutnya, nilai-nilai antikorupsi dapat mulai diterapkan melalui kebiasaan sederhana, seperti membudayakan kejujuran, disiplin waktu, dan rasa tanggung jawab di lingkungan sekolah.

“Melalui pendidikan antikorupsi, anak-anak tidak hanya memahami tentang bahaya korupsi, tetapi juga dibiasakan menerapkan nilai integritas sejak usia sekolah,” katanya.

Marindo menambahkan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mendukung implementasi pendidikan antikorupsi melalui penguatan budaya disiplin, transparansi, serta pembiasaan perilaku jujur di lingkungan pendidikan.

“Penerapan pendidikan antikorupsi di Lampung harus menjadi bagian dari pembentukan karakter generasi muda yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki integritas yang kuat,” tegasnya.

Melalui penerapan pendidikan antikorupsi secara berkelanjutan, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya pemberantasan korupsi, tetapi juga mampu menjadikan nilai-nilai integritas sebagai bagian dari budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
Example 325x300