METRO, Suara Kita — Pemerintah Kota Metro mengukuhkan Pengurus Forum Kota Sehat Kota Metro Periode 2026–2028 dalam kegiatan yang berlangsung di Aula Pemerintah Kota Metro. Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan kota yang sehat, nyaman, aman, dan layak huni.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, serta unsur masyarakat.
Ketua pelaksana kegiatan, Ir. Yerry Ehwan, M.T., dalam laporannya menyampaikan bahwa keberadaan Forum Kota Sehat bukan sekadar bagian dari pembangunan fisik, tetapi merupakan pendekatan pembangunan yang mengintegrasikan aspek sosial, budaya, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan.
Menurutnya, Forum Kota Sehat menjadi wadah partisipasi masyarakat sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya kondisi kota yang bersih, nyaman, aman, sehat, dan layak huni.

Dalam sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso menegaskan komitmen Pemerintah Kota Metro untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat melalui pembangunan lintas sektor yang berwawasan kesehatan.
“Penyelenggaraan Kota Sehat merupakan upaya bersama untuk menciptakan kondisi kota yang bersih, nyaman, aman, dan sehat bagi masyarakat. Hal ini hanya dapat dicapai melalui kerja sama seluruh elemen pemerintah dan masyarakat,” ujar Bambang.
Bambang menyampaikan, Kota Metro sebelumnya telah dua kali meraih penghargaan Kota Sehat kategori Padapa, masing-masing pada 2023 dan 2025.
Capaian tersebut menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Metro untuk meningkatkan prestasi dengan membidik penghargaan Swasti Saba Wistara pada 2027.
Untuk mewujudkan target tersebut, Bambang meminta seluruh OPD, kecamatan, dan kelurahan memperkuat koordinasi serta bersama-sama memenuhi berbagai indikator penilaian Kota Sehat.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program Kota Sehat tidak dapat dibebankan hanya kepada satu perangkat daerah. Seluruh sektor harus bergerak secara terpadu karena indikator Kota Sehat mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Adapun sembilan tatanan Kota Sehat meliputi kehidupan masyarakat sehat dan mandiri; permukiman dan fasilitas umum; satuan pendidikan; pasar sehat; perkantoran dan perindustrian; pariwisata; transportasi dan tertib lalu lintas; perlindungan sosial; serta pencegahan dan penanggulangan bencana.
Melalui Forum Kota Sehat yang baru dikukuhkan, pemerintah berharap keterlibatan masyarakat semakin kuat dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun budaya hidup sehat.
Forum tersebut diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif dalam mendukung penilaian Kota Sehat, tetapi mampu menjadi motor penggerak partisipasi masyarakat di tingkat lingkungan, kelurahan, hingga kecamatan.
Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus Forum Kota Sehat Kota Metro Periode 2026–2028 yang telah menerima amanah untuk menjalankan tugas tersebut.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Forum Kota Sehat Kota Metro Periode 2026–2028. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan membawa Kota Metro menjadi kota sehat yang mampu meraih penghargaan Swasti Saba Wistara,” pungkasnya.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Metro untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kota yang tidak hanya sehat secara lingkungan, tetapi juga mampu memberikan ruang hidup yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat.
(ADVETORIAL)




















